Ustad Amang Syafrudin Lc:
Alhamdulillah, segala puji dan syukur hanya milik Allah ‘Azza wa Jalla. Shalawat dan salam semoga tercurah untuk Rasul-Nya, juga keluarga, shahabat, dan orang-orang yang mengikutinya.
Ikhwah dan saudara-saudariku di jalan Allah, dalam rangka mengembangkan media Islam, khususnya dalam mempersiapkan SDM Media yang professional, berkarakter dan berkepribadian Islami, kami Yayasan Islam al-Qudwah Depok, tahun ajaran 1429-1430 H/2008-2009 M ini, insya Allah akan membuka program pendidikan jenjang SLTP (SMPIT) berbasis pesantren (Islamic Boarding School).
Sebagaimana menjadi obsesi dan cita-cita kami di atas, program pendidikan ini didesain dengan tanget pencapaian “mempersiapkan siswa menjadi seorang pembelajar (learner),
profesional, dan calon pemimpin (leader) masa depan di berbagai bidang, dengan salah satu kompetensi inti (core of competence) di bidang media.
Untuk itu kami insya Allah mendesain pola dan rasio pembelajaran 3:1 (3 pekan studi konsep dan pengetahuan baik Islam maupun sains dan teknologi, dan 1 pekan untuk
pengembangan diri dengan life skill yang difokuskan pada riset dan penguasaan IT khususnya media, yang kami lengkapi dengan Radio dan TV Komunitas Madani yang relatif masih sederhana. (lihat situs kami di ww.alqudwah.sekolahislam.com. atau www.alqudwah.page.tl)
Demikian info kami, mohon do’a semoga rencana diluluskan, dirahmati, dan diberkahi Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Syukran jazaakumullah khairal jazaa.
Akhukum
Amang Syafrudin
Assalamu’alaikum wr.wb.
tak banyak yang dapat saya lakukan, tapi saya tetap mendukung jalan dakwah ISLAM
Assalaamu’alaykum..
Saya sangat mendukung sekali pendirian sekolah ini. Senjata yang paling ampuh untuk melawan arus ghazwul fikri adalah lewat media.
Salam,
Mas, kalau bisa usul didirikan sekaliam BMT. atau koperasi syariah. Strukturnya dibuat online sehingga mereka yang ingin nyumbang sambil menabung bisa sedikit membantu.
Nah, islamicbroadcasting bisa dibiayai BMT tersebut. Kalau BMT nya sudah berdiri legal formal, mungkin kayaknya saya mau depositoin 50 jt an untuk jangka waktu 30 tahun. Kan lumayan.. Asal dikelola secara profesional
Trims
Pak Iwan,
Saya bukan tipe orang yang menjanjikan untung berlipat ganda kemudian jika uang dapat lalu hilang tanpa kabar.
Berapa banyak TV Swasta yang gulung tikar/beralih kepemilikan karena kurang dana/rugi?
Tujuan Islamic Broadcasting adalah mencerahkan ummat tentang perlunya TV sebagai media untuk dakwah, bisnis (promosi usaha Muslim), penggalangan dana/zakat, mau pun persatuan Islam.
Di sini insya Allah akan dibahas bagaimana manajemen TV Komunitas dengan biaya sehemat mungkin, jika perlu 0, seperti Grabag TV atau MJTV (Masjid Jogokarijan TV, Yogyakarta) yang dikerjakan swadaya secara sukarela hingga bisa bertahan selama bertahun2. Prinsipnya tidak “Besar pasak daripada tiang”. Pengeluaran < Pemasukan.
Saya lihat banyak ummat Islam mampu punya rumah dan mobil milyaran rupiah. Rumah dan mobil bisa lebih dari 2. Tapi jarang ada yang mau menginfakkan Rp 75-175 juta untuk mendirikan TV Komunitas buat dakwah.
Di majalah Ummi terbaru dimuat TV Komunitas Masjid Jogokarijan. Semoga bisa jadi alat pencerahan bagi ummat Islam bahwa bikin TV itu tidak sulit dan mahal.
Dari info di sini, jika mau pak Iwan bisa membangun TV Komunitas sendiri atau hal lainnya.